Ia Kehilangan Tiap Kali Segelas Kopinya Tandas—Lalu Kekosongan Merenggut Kisah Cintanya

Tinggalkan komentar

Agustus 23, 2015 oleh sabiq carebesth

Jika saja malam itu kita bisa terbang bersama menyusul gemintang di mana kita pernah mengira akan bersama—kita akan mengenang malam-malamnya bahkan ketika tanpa terasa kita telah berada di sore yang berbeda.

Di mana kau sekarang? Aku menekuri angin dengan penderitaan yang kurayakan bersama kembalinya malam. Setiap malam kukira kita akan bertemu kembali di jalan-jalan, atau di kafe-kafe atau di antara dosa-dosa yang nyaris kita samakan dengan segelas kopi, omong kosong dan kepulan asap kesia-siaan.

Cinta sayangku, adalah kepahitan murni yang dicecap dengan angan, kita tempuhi jarak tanpa batas, melarung sehelai harapan di gelombangnya lautan; cinta tak pernah menyatukan kecuali karena angan—dan rindu adalah semu yang maha abadi.

Cinta yang sirna adalah hembus angin yang menabrak kelopak mata penyair; ia kehilangan tiap kali angin membelai angannya akan cinta, ia kehilangan tiap kali segelas kopinya tandas: lalu kekosongan merenggut kisah cintanya.

Maka ia tuangkan ke dalam gelas kopinya debu-debu kenangan—seperti debu-debu ia adalah waktu-waktu yang menempel di dinding-dinding kota, sebelum akhirnya malam merenggut kotanya dan hujan membersihkan debu-debu kenangannya; ia kedinginan, membeku dalam sendirian—seolah telah ditakdirkan demikian.

2015
Sabiq Carebesth

Iklan

tanggapan dan opini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Arsip

Kalender

Agustus 2015
S S R K J S M
« Jun   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengunjung

  • 46,833 hits
%d blogger menyukai ini: