Apa kau masih percaya waktu menuju kepada jauh?

Tinggalkan komentar

September 2, 2014 oleh sabiq carebesth

O, pernah ya dalam sunyinya pagi berkabut tipis di antara dingin dan sisa hujan yang malas menyanyikan madah hening; redam kalbuku memburu kenangan yang kini tergolek di atas ranjang yang telah dibersihkan dari bau hujan musim lalu. Apa kau masih percaya waktu menuju kepada jauh? Bukankah telah kita pahami antara kita waktu adalah kenangan fana yang menjelma labirin dimana jalan yang kita tempuhi adalah awal setiap kepergian dari mana kita sempat mencintai puisi dan bermimpi; dan ketika hujan menderas kembali, kita telah berlalu dari kenangan.

Lalu katamu: “Bahasa adalah jembatan panjang menziarahi kenangan.” Kita tak pernah tuntas pada waktu, tak usang pada lekang dari zaman yang gemar merayakan lupa di tengah pesta pora kota yang berubah menjadi payung hitam bagi cakrawala keadilan yang mengaisi sisa hujan dari kelopak langit di mata seorang perempuan dan anak-anak yang kehilangan. “Kukucup selamat jalan, tapi pada jalanan panjang kita kan semaikan bunga-bunga keadilan.”

Sabiq Carebesth
12 September 2013

Iklan

tanggapan dan opini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Arsip

Kalender

September 2014
S S R K J S M
« Agu   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Pengunjung

  • 44,768 hits
%d blogger menyukai ini: