[puisi] Cinta menjalari tubuh kita merayap dari belukar waktu dari mana kita mengenal kelambu

Tinggalkan komentar

Juli 9, 2014 oleh sabiq carebesth

Cinta menjalari tubuh kita merayap dari belukar waktu dari mana kita mengenal kelambu bagi kesunyian dan impain-impian yang kita lupakan sendiri ketika hidup menyihir kita dengan kota dan benda-benda atau tuak yang mengobati dari luka-luka seakan-akan kita akan terus bersama-sama di pinggit laut melihat malam dan dingin yang mengaburkan hasrat kita dengan ketakutan pada Tuhan seolah-olah kita bocah yang baru pertama kalinya menyadari asmara atau betapa kita akhirnya mesti beranjak dari dingin kabut laut hutan-hutan pinus yang akhirnya luruh rata jadi butiran pasir yang sama sepinya dengan kenangan yang sengaja kita ciptakan untuk tak kita ziarahi kembali—ya kita pernah bertanya dari mana rasa atau jiwa menyimpan puisi dan dari sana pemain musik penyair dan pemabuk berhimpitan menemukan dirinya; kita lupa barangkali kita sebenarnya telah kehilangan.

9 Juli 2014
@sabiqcarebesth

Iklan

tanggapan dan opini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Arsip

Kalender

Juli 2014
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pengunjung

  • 46,833 hits
%d blogger menyukai ini: