Yang Terlukis Tanpa Warna

Tinggalkan komentar

Maret 22, 2012 oleh sabiq carebesth

Aku ingin puisi hati
Seperti musik tanpa lirik
Kebisuan yang bersahaja
Selalu kucoba
Ah,
Aku ingin pikiranku berhenti
Pada rupa gelisah dan sia-sia saja
Kekosongan pada yang kehilangan
Padang luas tanpa perlambang kehidupan
Kehalusan dalam kegersangan
Kedamaian pada kesepian;
Hanya bagian-bagian
Yang mendesir berbisik tipis;
Suatu rahasia
Indahnya sebuah jalan kembali
Menjadi tanpa bentuk
Terlukis tanpa warna
Kebanggaan tanpa puji-pujian
Kematangan tanpa cobaan
Keinginan tanpa penderitaan
Sukma-sukma jiwa;
Yang menggumpal habis perjalanan…..

Yogyakarta; 25 Juni 2009
Sabiq_carebesth

II
[Penjaga Malam]

Dia yang berjaga sepanjang waktu
Menjaga malam sepanjang malam
Mencari dirinya
Dihadapan cermin dunia;
Yang tak utuh.

Hmmmm
………….
Hmmmm
Oh, dia kehabisan akal melihat apa yang mengalir
Lelah ia merasa seperti kehidupan harus berakhir;
Beberapa detik lagi
Tapi ia tetap bersiaga
Menjaga malam semalaman
Masih menunggu kejadian
Selagi semua masih bisa ia pikirkan;
Hmmmm…..
Dunia terlipat dalam pikiran
Dunia selagi dia masih bisa memikirkan
Yang kenyataan terlewat dari pikiran;
Sebab kenyataan sudah tak masuk akal.

Sabiq carebesth
26/06/09

Iklan

tanggapan dan opini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Arsip

Kalender

Maret 2012
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengunjung

  • 44,765 hits
%d blogger menyukai ini: